Di Kabupaten Pemalang ada beberapa obyek wisata yang patut dikunjungi, antara lain.
WIDURI WATER PARK
PANTAI JOKO TINGKIR
KEBUN TEH SEMUGIH
TELAGA SILATING
Tourism Promotion Board of Pemalang provide some Natural Based TourismPackage, namely, forest based tourism, field based tourism, marine based tourism, traditional life based tourism
In this packagre visitors will be given an amazing experiences that never happened in other place. There are many tourist attraction we will give you such as, tandur tour, ngluku tour, guyang kebo tour, panen tour, etc. All visitor will be sent to a traditional houses and live there with a family and of course enjoy their traditional life include their traditional food.
NGLUKU Tour
GUYANG KEBO Tour
FIELD WALK Tour
PANEN PADI Tour
TRADITIONAL LIFE Tour
For Reservation Please Contact:
Tourism Promotion Board of Pemalang (BPPD)
+62878 3031 6999
File ini berisi tentang Potensi Wisata, Hotel dan Restoran yang mendukung Program Pariwisata di Kabupaten Pemalang.
Untuk lebih jelasnya silakan klik link di bawah ini…..
Potensi Pariwisata di Kabupaten Pemalang sangat menguntungkan, apalagi dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang Pro Investasi. Untuk lebih jelasnya silakan klik link di bawah ini.
POTENSI INVESTASI PARIWISATA PEMALANG
Dalam rangka hari jadi Kabu4paten Pemalang yang ke 437, Pemkab Pemalang menyelenggarakan kirab budaya yang diikuti oleh beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sebuah langkah yang patut diacungi JEMPOL, betapa tidak dengan semangat menggebu H. Junaedi, SH. MM menjadi satu-satunya Bupati Pemalang yang berani mengambil keputusan untuk menghidupkan suasana masa – masa Pangeran Benowo menjadi Adipati pertama di Pemalang. Dengan rangkaian acara yang romantis historis religius, dimulai dari khataman Al-Qur’an di Pendopo, dilanjutkan dengan Kirab Kereta Kencana & Pataka Kabupaten Pemalang, Parade Budaya dan Kesenian Tradisional dan ditutup kegiatan Pemalang Berdzikir dengan mengundang Kyai Muhammad Arfin Ilham. Sebuah acara yang yang sangat spektakuler, dan diharapkan akan menjadi kalender tahunan serta bisa dijual sebagai atraksi wisata…
Berjuang Pemalangku……. Sehatlah Pemalangku…. Cerdaslah Pemalangku…….Berdayasainglah Pemalangku…….dan Berakhalqul kharimah-lah Pemalangku…
salah satu grup kesenian yang meramaikan hari jadi Pemalang
DIBUTUHKAN SEGERA
Sebuah Hotel baru di Pemalang membutuhkan karyawan dengan syarat sbb:
1. Pria / Wanita usia min 18 th – maks 28 tahun
2. Lulusan SMA/D3/S1 diutamakan jurusan perhotelan
3. Penampilan menarik
4. Bisa mngoperasikan komputer
Lamaran ditujukan kepada :
Bursa Kerja Khusus “BIMA SAKTI”
SMK PARIWISATA LIBERTY
Jl. Jend. Sudirman timur komplek Gedung Serbaguna – Pemalang
Tersedia banyak Lowongan kerja di bidang Pariwisata dan Perhotelan, anda berminat hubungi juga Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Pemalang di 0878 3031 6999
BARITANBaritan atau sedekah laut adalah prosesi melarung Jolen ke tengah laut yang dilaksanakan para nelayan sebagai upacara rasa syukur atas hasil usaha menangkap ikan di laut. Sedekah laut diselenggarakan tiap tahun sekali pada Maulud, setiap Selasa atau Jumat Kliwon. Sebelum upacara pelarungan, diadakan tirakatan bersama yang dihadiri para nelayan, tokoh masyarakat setempat dan para pejabat terkait dengan mengambil lokasi di Tempat Pelelangan Ikan. Pembacaan doa dan tahlil menyertai upacara ini dengan maksud agar pelaksanaan upacara ini dapat berjalan lancar, selamat dan tidak menyimpang dari aturan agama. KRANGKENG
Kesenian tradisional ini dikenal masyarakat Pemalang sejak tiga abad silam. Berawal dari peristiwa penyerbuan Batavia oleh laskar Mataram. Pemalang yang saat itu termasuk dalam wilayah Mataram membantu laskar Sultan Agung dengan mengirim prajurit-prajurit terbaiknya. Cara menghasilkan prajurit tangguh saat itu ialah melatih para pemuda dengan ilmu kanuragan dan olah keprajuritan. Caranya setiap latihan olah kanuragan selalu diiringi musik atau tetabuhan. Kegiatan latihan olah kanuragan yang diiringi musik kini masih terus berlangsung, bahkan kian meluas. Materi yang ditampilkan kian berkembang dan diperkaya berbagai jenis ketangkasan lainnya seperti atraksi kekebalan tubuh dan ketrampilan akrobatik. Olah kanuragan kini telah beralih fungsi menjadi sebuah kegiatan kesenian dan tontonan yang menarik. Inilah cikal bakal lahirnya kesenian krangkeng. SINTREN
Sintren merupakan kesenian rakyat yang cukup populer di wilayah Karesidenan Pekalongan terutama di kalangan masyarakat pantura. Sintren konon berasal dari legenda Sularsih-Sulandono. Sulandono adalah putera ari pasangan suami-istri Joko Bahu dan Ratnasari yang menurut kisah adalah pendiri Kota Batang, Pekalongan dan wilayah sekitarnya. Sintren menggambarkan perjalanan hidup dan kesucian seorang gadis yang diperankan seorang gadis belia yang masih suci, belum akil-balik dan tidak pernah terjamah tangan lelaki. Pertunjukan sintren diawali tembang yang menarik perhatian para penonton yakni "Kukus Gunung". Berikutnya gadis calon sintren yang mengenakan pakaian biasa dimasukkan ke dalam kurungan dalam keadaan tangan terikat. Setelah si gadis berada dalam kurungan, kemenyan pun dibakar sementara para pelantun lagu mengalunkan tembang "Yu Sintren" yang bertujuan memanggil kekuatan dari luar. Kekuatan inilah yang nantinya mengganti busana calon sintren. Selanjutnya akan tampak sesosok bidadari yang mengenakan pakaian kebesaran lengkap dengan kacamata hitam, berdiri anggun lalu berienggang-lenggok mengikuti irama gamelan yang dimainkan para penabuh. Pada zaman dulu, selain sebagai sarana hiburan dan ajang komunikasi muda-mudi untuk cari jodoh, sintren juga digunakan sebagai mediasi untuk meminta turun hujan. Sekarang, sintren pun dipentaskan untuk memeriahkan hari-hari besar nasional, acara hajatan atau pun untuk menyambut tamu resmi. JARAN KEPANG
Jaran kepang atau Kuda Lumping adalah jenis kesenian tradisional yang umumnya dikenal di masyarakat Jawa Tengah. Kesenian ini merupakan jenis permainan yang menyertakan unsur magis karena pada adegan tertentu pemainnya memainkan atraksi yang tidak mungkin dilakukan manusia biasa seperti adegan makan pecahan kaca. Dari sejumlah kesenian Jaran Kepang yang ada di Jawa Tengah, Pemalang mungkin memiliki beberapa kelebihan berupa inovasi seperti adanya adegan cukup unik dimana dua atau tiga orang pemain dijadikan manusia setengah robot yang bisa duduk atau berdiri mematung berjam-jam lamanya. Kesenian Jaran Kepang biasanya dipentaskan pada acara hajatan, upacara hari besar nasional atau pun menyambut kunjungan tamu resmi. KUNTULAN
Kesenian ini mulai dikenal masyarakat Pemalang pada sekitar awal abad 20 yaitu pada saat di tanah air banyak muncul pergerakan kebangsaan. Tokoh-tokoh masyarakat Pemalang saat itu tak mau ketinggalan ikut dalam kancah perjuangan nasional. Dibentuklah perkumpulan bela diri, khususnya pencak silat. Kegiatan bela diri ini ketika itu selalu diiringi rebana dan pukulan bedug serta dikumandangkan pula doa-doa salawat Nabi sehingga terkesan sebagai kegiatan kesenian dan keagamaan. Setelah kemerdekaan kegiatan ini yang kemudian di -kenalkan dengan nama kuntulan tetap berlangsung dan berubah dari alat perjuangan menjadi sarana hiburan. Kesenian ini biasanya dipentaskan para acara peringatan hari besar nasional, hajatan atau pun menyambut tamu resmi. Kesenian kuntulan tampak menarik karena memadukan jurus-jurus bela diri yang nampak artistik, demonstrasi akrobatik dan keindahan musik rebana dan bedug.
NAMA – NAMA HOTEL DI PEMALANG
The Winner Premier Hotel** Jl. Ahmad Yani Selatan No 1-9 Pemalang (site)
Resort & Resto Jambe Kembar Jl. Raya Belik – Pemalang
Pondok Wisata Simadu Jl. Raya Pulosari – Moga Pemalang (site)
Regina Hotel*** Jl. Raya Petarukan No 10 – Pemalang (site)
Hotel Murni Jl. Urip Sumoharjo No 48 – 70 Pemalang
Hotel Dewi Sri Jl. Bromo No. 2 Pemalang
Hotel Pemalang Jl. Jendral Sudirman Timur 5 Pemalang
Hotel Sentana Mulia Jl. Jend. Sudirman No 52 -54 Pemalang
Hotel Kencana Jl. Wijaya Pemalang
Hotel Moga Indah Jl. Raya Moga Pemalang
Pondok Saraswati Jl. Citarum Kebondalem Pemalang
Hotel Mutiara Jl. Gatot Subroto Randudongkal
Hotel Rajawali Jl. Kenanga No. 31 Pemalang
Hotel Segoro Jl. Urip Sumoharjo Pemalang
Hotel Winner Jl. A Yani Utara – Pemalang
Hotel Murni Jl. Urip Sumohardjo Pemalang
Hotel Luas Indah Jl. Pemuda No. 36 Pemalang
Hotel Nila Jl. Jend. Sudirman Pemalang
Pondok Family Jl. Urip Sumohardjo No. 13 Pemalang
Pondok Menara Jl. Urip Sumohardjo 129 Pemalang
Pondok H. Atip Jl. Urip Sumohardjo Pemalang
NAMA – NAMA RESTAURANT / RUMAH MAKAN DI PEMALANG
WINNER RESTO & SPORT CENTER Jl. Ahmad Yani Utara – Pemalang
MIE PIJAR Jl. Ahmad Yani Selatan – Pemalang
LESEHAN ASRI Jl. Raya Moga – Pemalang
RM PRINGJAJAR Jl. Raya Comal – Ampelgading Pemalang
RM JAVA Jl. Ahmad Yani Utara – Pemalang
RM SEGORO Jl. Urip Sumoharjo – Pemalang
CIPES RESTO Jl. A Yani Selatan – Pemalang
RM Gubug Ikan Jl. Raya Kebanggan Moga – Pemalang